Sunday, April 25, 2010

Antara aku dan Alia Haryani

Bukan saja dia yang menderita,
berjuta lagi dalam dunia
Bukan hanya dia
tetapi seantero manusia
Mengapa perlu dititih untuk yang seorang sahaja


Antara aku dan kita, ada hati pelbagai warna


Taulan

Bukan aku seorang yang kaya, malah aku juga kedana
Penuh hutang keliling pinggang
Selalu juga menghitung mengenang
Akan amanat di batu jemala
Rebah terduduk mengadap si DIA

Jika aku kaya bukan hanya Alia
InsyaAllah bukan hanya Alia

Dia datang lewat dinding internetku
Tika pintu hati dipenuhi rahmat
Tika diri sedar dan sering mengingat
Duit aku sebenarnya BUKAN duit aku

Itu kata TUHAN.

dari aku Zaharaini

Friday, April 23, 2010

sambungan dari facebuk

lalu aku kemas kemas susun botol kasik comel.. spray alkohol atas meja. buang sampah..pi mai pi mai ke hulu ke hilir refill barang tak cukup dan sebagainya.Lagu dari ibnor reza berkumandang dari radio jenama tak tersohor.

Weng kin tengah sibuk berborak dengan seorang gadis India yang cute, (aku tak tau kenapa aku suka orang india)... dan BSC sarat dengan sampel ah Kin. Dalam masa mengemas aku terfikir nak testing plate expired, mana tahu boleh guna lagi... Kin seakan tahu idea-perkara-manambahkeserabutan-palotak dalam minda aku ni lalu memberi kenyataan, bahawa kerjanya akan selesai tak lama lagi dan setelah itu, aku dapatlah guna BSC tersebut.

Aku pun berkata OK.

Disebalik kejadian yang tersurat di dalam lab itu ada kisah yang terselirat...; sebenarnya aku sedang buat kerja-kerja kerani di bilik bawah bumbung tingkat atas, di mana tingkat atas tersebut ialah tempat yang sedang aku pijak ketika berada di lab.

Oleh kerana Kin sedang bekerja , aku pun turun bawah nak sambung kerja yang lain... terbeliak biji mata bila melihat jam di komputer..6.30 minit! apa lama benar aku kemas bench.

penutup;

How time flies.

khalas; 6.40, Jumaat

women in your life







T
he woman in your life...very well expressed...
Tomorrow you may get a working woman,
but you
should marry her with these facts as well.

Here is a girl, who is as much educated as you are;
Who is earning almost as much as you do;

One, who has dreams and aspirations just as
you have because she is as human as you are;

One, who has never entered the kitchen in her
life just like you or your Sister haven't, as she
was busy in studies and competing in a system
that gives no special concession to girls for their
culinary achievements

One, who has lived and loved her parents & brothers
& sisters, almost as much as you do for 20-25 years
of her life;

One, who has bravely agreed to leave behind all that,
her home, people who love her, to adopt your home,
your family, your ways and even your family ,name

One, who is somehow expected to be a master-chef
rom day #1, while you sleep oblivious to her predicament

in her new circumstances, environment and that kitchen

One, who is expected to make the tea, first thing in the
morning and cook food at the end of the day, even if she
is as tired as you are, maybe more, and yet never ever
expected to complain; to be a servant, a cook, a mother,
a wife, even if she doesn't want to; and is learning just
like you are as to what you want from her; and is clumsy
and sloppy at times and knows that you won't like it if she
is too demanding, or if she learns faster than you;

One, who has her own set of friends, and that includes
boys and even men at her workplace too, those, who she
knows from school days and yet is willing to put all that on
theback-burners to avoid your irrational jealousy, unnecessary
competition and your inherent insecurities;

Yes, she can drink and eat just as well as you can, but
won't, simply Because you won't like it, even though you
say otherwise

One, who can be late from work once in a while
when deadlines,
just like yours, are to be met;

One, who is doing her level best and wants to make this most
mportant, relationship in her entire life a grand success, if you
just help her some and trust her;

One, who just wants one thing from you, as you are the only one
she knows in your entire house - your unstinted support, your
sensitivities and most importantly - your understanding, or love,
if you may call it.

But not many guys understand this......
why women are so special,respect Her.
Please appreciate "HER"


Have a wonderful weekend!!!

--
~~~Whatever mountains stands in your path,
Whatever obstacle blocks your way,
Whatever difficulty immobilized you,
The prayer full of faith can remove it~~~.

~~~Thank you for being a part of my life,
whether you were a reason, a season or a lifetime.~~~

~~~fairlady.shania@gmail.com~~~

Jumaat yang shahdu

Sekarang lepas sesi pembentangan ala kadar di bilik persidangan...aku terpaksa fokus kepada penulisan jurnal pula, yang result pun ala kadar juga...entah publisher mana la nak sambut hasil tulisan aku ni...wallahu a'lam.

at the same time, kena masuk lab juga.

Dalam pada kalut-kalut ni, aku teringat supervisor berpesan supaya cepat-cepat habis dan ganti dia. Ganti dia? huuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu.... aku tengok dia kerja pun dah rasa letih. Mampukah aku?

Apa kata, lepas misi ini selesai,insyaAllah... aku break kejap untuk habis kan plot-plot novel aku yang tergantung. Dan lukisan lukisan aku yang terperuk di sudut ruang sana.

Ini semua kerja Tuhan... 10 kali apa kata pun ...kalau Tuhan kata jadi, maka jadi. Kalau Dia kata tak payah, maka tak jadi.

Wednesday, April 21, 2010

Raja adil raja disembah, raja zalim raja disanggah


Tengku kesayangan ambo

Imam rakyat


Disegani


Dihormati



Disayangi

AllahuAkbar

Daulat tuanku, daulat islamiyah


Masa sekolah dulu, Tengku ada datang sekolah tapi just duduk dalam kereta.

Masa sekolah juga aku dengar, tengku tumpangkan seorang makcik kampung dengan raga-raga jualan dengan kereta mewah, sebab makcik tu just simply tahan kereta tepi jalan nak balik rumah tapi sarat barang.

Tengku pemimpin terpilih, dipilih Allah...semoga terjaganya Islam di bawah tengku...

Tapi Tengku...ambo tengok jati diri anak muda kita ni dah rapuh...dah ramai yang tak pakai tudung.

Ambo juga dengar, kalu Tengku nampak orang tak pakai tudung Tengku tegur terus...Tahniah Tengku...


Tuesday, April 20, 2010

Hari Komis

Bila aku present hari komis ni, dan semua orang nampak macam kena klorofom, lali... mengantuk (Godwilling if aku panjang umur) bukan sebab aku present tak sedap atau slide aku boring... tapi aku dah mintak bomoh tiup soh korang tidur.

Dan bila english aku bau budu... itu bukan sebab lidah aku keras, akan tetapi sebab aku nak mempertahankan slang,.. macam rooney; english dia ada slang slang chicken chop.

Kalau buleh aku nak pakai slang german tapi aku risau kot Rafii tak paham pulak. Nanti dia buat internet konferen dgn umminya di saudi sana nun, mengumpat pasal aku terlalu genius dan nak menunjuk-nunjuk.

Ush...

Thursday, April 15, 2010

sharing is caring part II

Hasyim
CATATAN SANTAI:

SUARA orang bertadarus Al-Qur’an berkumandang dengan nyaringnya dari menara-menara masjid segenap penjuru tiada henti-hentinya… dari lepas solat tarawih setelah solat Isyak hingga masuk waktu imsak bagi memulakan puasa pagi hari di Banda Aceh.

Sudah 18 tahun aku jadi anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat, kalau di Malaysia disebut parlimen) di suatu kawasan di perdesaan.. Inilah kali pertama kami calun-calun anggota legislatif


(caleg)

DPR (yang akan bertanding pada PEMILU 2009) terpaksa menjalani test membaca Al-Qur’an yang diselenggarakan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Kalau gagal, tak boleh jadi calun!” Sungut seorang anggota DPR kepada saya. Kami sama-sama menginap di hotel itu.

Aceh memang lain dari negeri lain. Peraturan ini memang tak ada di negeri (provinsi) lain. Lihat saja namanya ‘Nanggroe Aceh’, masih dalam bahasa Aceh, ertinya ‘negara Aceh’ yakni statusnya lebih besar dari istilah ‘negeri’. Aceh masih degil mahu merdeka!” Sambungnya dengan tegas. “Bukankah baca Qur’an ini hal peribadi, tak boleh dipaksa-paksakan?

Saya masih belum jawab apa-apa terhadap kata-katanya. Kalau nak jadi pemimpin di negara komunis, mestilah kena tahu fahaman komunis dan boleh membaca peraturan komunis. Takkanlah nak jadi pemimpin umat Islam tak tahu baca Al-Qru’an? Memang pun patut Aceh buat peraturan begitu. Saya berfikir-fikir.

Terlintas di fikiran lagi, kisah seorang Jenderal dan Kaisar Perancis kelahiran Ajaccio, Corsica pada tahun 1769. Namanya tercatat dalam urutan ke 34 dari senarai ‘100 Tokoh Paling Berpengaruh Dalam Sejarah’ yang ditulis oleh Michael H.Hart. Beliau adalah Napoleon Bonaparte. Beliau mengagumi Al-Quran setelah membandingnya dengan kitab sucinya, Alkitab (Injil). Hasil dari kajian dan bacaannya, maka pada 02 Julai 1798 iaitu 23 tahun sebelum meninggal dunia tahun 1821, Napoleon menyatakan keIslamannya, seperti dimuatkan oleh majalah ‘Genuine Islam’, edisi Oktober 1936 terbitan Singapura.

Antara kata-katanya…

"Surely, I have told you on different occations and I have intimated to you by various discourses that I am a Unitarian Musselman and I glorify the prophet Muhammad and that I love the Musselmans.” (Tentu, saya katakan kepada anda semua pada kesempatan yang berbeza, dan saya perlu perjelas lagi kepada anda disetiap ceramah, bahawa saya adalah seorang Muslim, dan saya memuliakan Nabi Muhammad serta mencintai orang-orang Islam.)

Akhirnya beliau berkata :
"In the name of God the Merciful, the Compassionate. There is no god but God, He has no son and He reigns without a partner." (Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Tiada Tuhan selain Allah. Ia tidak beranak dan Ia mengatur segala makhlukNya tanpa pendamping.)

Dalam buku, ‘Bonaparte et I'Islarn’ oleh Cherlifs, Paris, halaman 105, Napoleon Bonaparte berkata sebagai berikut..

"I hope the time is not far off when I shall be able to unite all the wise and educated men of all the countries and establish a uniform regime based on the prinsiples of the Qur'an wich alone can lead men to happiness.(Saya meramalkan bahawa tidak lama lagi akan dapat dipersatukan semua manusia yang berakal dan berpendidikan tinggi untuk memajukan satu kesatuan kekuasaan yang berdasarkan prinsip--prinsip ajaran Islam, kerana hanyalah Qur'an itu satu-satunya kebenaran yang mampu memimpin manusia kepada kebahagiaan.”

Anda boleh lihat rujukan antaranya…

1. ‘Memoirs of Napoleon Bonaparte’ by Louis Antoine Fauvelet de Bourrienne edited by R.W. Phipps. Vol. 1 (New York: Charles Scribner's Sons, 1889) p. 168-169.
http://chnm.gmu.edu/revolution/d/612/

2. 'Napoleon And Islam' by C. Cherfils. ISBN: 967-61-0898-7

http://www.shef.ac.uk/~ics/whatis/articles/napoleon.htm

3. 'Satanic Voices - Ancient and Modern' by David M. Pidcock, (1992 ISBN: 1-81012-03-1), it states on page 61, that the then official French Newspaper, Le Moniteur, carried the accounts of his conversion to Islam, in 1798 C.E

Itulah hasil dari membaca. Mengapa orang Islam takut sangat hendak membaca dan berfikir terbuka serta mengkaji isi Al-Qur’an? Bulan Ramadzan adalah bulan sejarah turunnya Al-Qur’an, bulan memotivasi penganutnya supaya terus menyelongkar isi A-Qur’an sepanjang masa. Bukan memusabaqah lagunya sahaja tanpa mengupas isinya, bagaikan mengupas pisang, cuma memakan kulitnya sahaja tetapi membung isinya? Cerdikkah mereka?

Jauh lagi dari cara berfikir anggota DPR tadi. Menjadi wakil rakyat Aceh negera Serambi Mekah, yang majoriti Islam dan mengamalkan cara hidup Islam tetapi memencilkan Al-Qur’an atau ilmu Islam kepada ‘hal peribadi sahaja’.

Besoknya keluar berita di akhbar..56 Caleg NAD Gagal Tes Baca Al-Quran’ Thursday, 11 September 2008 23:39. Lebih dari 56 calon anggota legislatif (caleg) DPR Aceh tidak lulus baca Al-Quran. Sebelumnya sudah 872 orang menjalani Komisi Independen Pemilihan (KIP) NAD.

Menurut Yarwin (Ketua kelompok kerja pencalonan KIP Provinsi NAD), para bakal caleg yang tidak lulus itu memang sama sekali tidak mampu membaca ayat-ayat suci Al-Quran, padahal penilaiannya sangat mudah, yakni hanya ketepatan membaca huruf dan baris, serta adab, yang masing-masing memiliki bobot (markah) nilai 40, 40 dan 20.

"Sebenarnya, sebelum membaca saja, para peserta sudah mendapat nilai 20, tinggal mencari 30 lagi dari ketepatan membaca huruf dan baris untuk mencapai nilai minimal 50 untuk bisa lulus. Tetapi itu pun ada yang tidak bisa," ujarnya.

Begitulah contoh, betapa teruknya kepimpinan di negara umat Islam. Bagaimana nak memimpin umat berpandukan AlQur’an sedang pemimpinnya sendiri langsung tak tahu membaca Al-Qur’an??

()"" ' )
( ,'o' )") Al Nakhai’i
(,,)(")(") "
Mengenali seseorang itu kadangkala membuatkan kita ketawa. Mengenali seseorang itu juga kadangkala membuatkan kita mengalir airmata. Sesungguhnya, mengenali seseorang itu mampu memberi kita sejuta rasa... marah, sedih, gembira, sayang dan rindu. Tapi sedahkah kita? Mengenali seseorang itu sebenarnya adalah satu ANUGERAH... Biarpun hadirnya hanya seketika dan sekadar teman sementara... Bersyukurlah dengan kehadirannya kerana barangkali, melaluinya kita mengerti apa itu erti PERSAHABATAN.
..